Pemuda sebagai Poros Perubahan

Tanggal  28 Oktober  adalah moment penting bagi eksistensi Pemuda Indonesia dalam kancah perjuangan bangsa. Karena itu, setiap tanggal tesebut senantiasa marak dengan peringatan Sumpah Pemuda yang dilaksanakan 28 Oktober 1928.

Dalam setiap perubahan , pemuda senantiasa menjadi ujung tombak sejarah. Waktu telah membuktikan.Sejak manusia diciptakan Tuhan, pemuda selalu tampil didepan. Kalau kita lihat diangkatnya setiap Nabi dan Rasul selalu di saat usia muda. Tidak pernah ada Nabi dan Rasul diangkat saat mereka diusia tua.

Ini menunjukkan, bahwa pemuda adalah pokok perubahan. Kondisi rakyat yang terbelenggu oleh penjajah yang sudah berlangsung  bergenerasi inilah yang mendorong tokoh-tokoh muda saat itu untuk bergerak. Tokoh-tokoh muda dari setiap pulau hadir di Jakarta untuk mengumandangkan tekat, Satoe Tanah Air, Satoe Bangsa dan Menjunjung bahasa persatuan, bahasa Indonesia.

Setiap generasi memiliki tantangannya sendiri. Apapun itu, menyiapkan pemuda-pemuda yang mampu memegang amanah kepemimpinan sejak dini jauh lebih penting . 

Ibarat, kita mau mengukir diatas batu atau diatas air. Pilihan ada di tangan kita sendiri.

“Ada tujuh golongan yang akan dinaungi oleh Allah pada hari yang tiada naungan kecuali naungan-Nya,” lalu beliau menyebutkan di antaranya, “Seorang pemuda yang tumbuh dalam penyembahan kepada Rabbnya.” Muhammad saw.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s